PENTINGNYA KEBIJAKAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA LINDUNGAN DALAM PERUSAHAAN


Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lindung Lingkungan – Kebijakan K3LL

k3ll

K3LL (Keselamatan Kesehatan Kerja Lindung Lingkungan)

Dalam hal kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja lindung lingkungan (K3LL),  Pihak tim manajemen (hse team) harus membuat kebijakan K3LL yang akan menjadi landasan keberhasilan K3LL dalam kegiatan proyek. Isi kebijakan merupakan komitmen dan dukungan dari manajemen puncak terhadap pelaksanaan K3LL. Kebijakan K3LL tersebut harus direalisasikan kepada seluruh karyawan dan digunakan sebagai titik awal kesadaran kebijakan proyek yang lain. Kebijakan yang dimaksud haruslah disahkan oleh top level manajemen, dan kebijakan tersebut disosialisasikan oleh tim dan di gantung (tempel) di lokasi dimana selalu di lalui oleh karyawan proyek tersebut. Hal ini dapat membantu pekerjaan tim hse  (MR) dalam hal perusahaan atau sosialisasi HSE tersebut.

Kebijakan K3LL dalam sertifikasi SMK3

Adanya sebuah kebijakan K3LL dalam sertifikasi SMK3 adalah sebuah keharusan. Kebijakan K3LL dalam sertifikasi SMK3 adalah landasan keberhasilan K3 dalam sebuah Proyek, Kebijakan K3ll dalam sertifikasi SMK3 memuat komitmen dan dukungan manajemen puncak terhadap implementasi K3 dalam proyek, Kebijakan K3LL yang di sahkan harus jugalah di sosialisasikan kepada setiap personal yang terlibat.

Siapakah diantara kita yang tidak mau selamat dalam setiap pekerjaan yang kita lakukan? Keselamatan  adalah   sinonim perihal   (keadaan)   selamat,   kesejahteraan, kebahagiaan, sukacita ataupun sinonim lainnya yang bermakna positif.   Jadi   Keselamatan   dan   kesehatan   kerja   adalah pengawasan   terhadap   orang,   mesin,   material,   dan   metode   yang   mencakup lingkungan kerja agar supaya pekerja tidak mengalami cidera (Kamus Bahasa Indonesia).

Kesehatan  adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan social yangmemungkinkan setiap orang hidup produktif secara social dan ekonom (MenurutUU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan Bab I Pasal 1). Atau dengan istilah saya “ tujuan kita bekerja adalah untuk selamat lahir dan bathin”.

Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lindung Lingkungan – Kebijakan K3LL merupakan suatu program yang memprioritaskan seorang pekerja untuk dapat menghindari sumber bahaya yang ada di lingkungan kerjanya. sehingga   pekerja   mengetahui   akan   keselamatan   diri   mereka   dilingkungan tersebut dan yang pasti target dari tujuan K3L2 yaitu Zerro Accident (Nihil   Kecelakaan).  Ada   beberapa terminologi dalam K3LL yang menjadi dasar utama kajian ilmu tersebut yaitu:

  1. Hazard – Sumber bahaya adalah segala macam hal baik benda maupun kondisi lingkungan tertentu   yang   dapat   menimbulkan   suatu   bahaya   atau   berpotensi   memiliki bahaya.
  2. Risk atau dalam padanan bahasa indonesianya berarti risiko adalah besarnya kemungkinan suatu bahaya dapat mengenai suatu objek yang berada di sekitar hazard.
  3. Incident adalah suatu   kecelakaan   yang   tidak   menimbulkan   kerugian sedangkan Accident adalah suatu kecelakaan yang dapat memberikan kerugian baik itu kerugian moril dan material. Kedua-duanya merupakan kejadian yang tak terduga dan tiba-tiba terjadi pada saat kita melakukan aktifitas (pekerjaan).

Lanjutkan membaca “PENTINGNYA KEBIJAKAN KESELAMATAN KESEHATAN KERJA LINDUNGAN DALAM PERUSAHAAN”

Iklan

Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012


History Sertifikasi SMK3

hse

Berdasarkan peraturan pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang penarapan/implementasi SMK3, pada pasal 5 menyebutkan setiap perusahaan wajib menerapkan SMK3 di perusahaannya. Kewajiban sebagaimana dimaksud berlaku bagi perusahaan dengan ketentuan:

  1. Mempekerjakan karyawan/Buruh minimal 100 (seratus) orang, atau,
  2. Mempunyai tingkat potensi bahaya tinggi (dalam proses bisnisnya)

Selanjutnya mengenai tingkat potensi bahaya tinggi sebagaimana dimaksud mengacu kepada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berikut kami share manfaat Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012  apa saja keuntungan perusahaan apabila memiliki sertifikasi SMK3:

  1. Pengakuan perusahaan terhadap kinerja K3 dalam perusahaan dalam bentuk implementasi dan mendapat sertifikasi SMK3 dari pemerintah (kementerian tenaga kerja dan trasmigrasi)
  2. Bukti kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundangan dalam bidang K3
  3. Sertifikasi k3 atau implementasi sertifikasi k3 adalah salah satu tools manajemen dalam meningkatkan kinerja SMK3 dalam pencapaian yang telah ditetapkan oleh manajemen.
  4. Implementasi sertifikasi K3 mencegah kerugian yang lebih besar pada perusahaan
  5. Setelah mengimplementasikan SMK3 serta di lakukan audit kesesuaian maka akan di ketahui efektifitas juga efesiensi perusahaan untuk di perbaiki kemudian.
  6. Adanya penanganan yang berkesinambungan terhadap resiko yang ada dalam proses bisnis perusahaan
  7. Bila memiliki sertifikasi SMK3, maka perusahaan akan memenuhi persyaratan untuk lulus dan ikut tender di pemerintahan (Mandetory).
  8. Dipastikan bahwa implementasi sertifikasi SMK3 maka semua bahaya dan resiko akan lebih terpantau dan dilakukan langkah-langkah pencegahannya.
  9. Meningkatnya tingkat keperdulian dan pengetahuan tenaga kerja mengenai K3 yang akan seiring dengan meningkat dan terpeliharanya tingkat produktivitas perusahaan
  10. Dengan sertifikasi SMK3 tentunya secara otomatis akan meningkatkan brend image perusahaan daik dari external demikian juga internal perusahaan itu sendiri
  11. Dengan sertifikasi SMK3 tentunya akan meningkatkan daya saing perusahaan dalam memenangkan persaingan pasar dalam dan luar negeri.

Sementara manfaat Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012 bagi pemerintah adalah:

  1. Salah satu indicator meningkatkan mutu kehidupan juga brend image bangsa di forum internasional.
  2. Implementasi sampai sertifikasi SMK3 akan mengurangi tingkat kecelakaan kerja yang seiirng dengan meningkatnya productifitas kerja nasional
  3. Sertifikasi SMK3 adalah alat pemerintah untuk melindungi hak2 tenaga kerja dalam hal K3

Lanjutkan membaca “Proses audit sertifikasi SMK3 PP No 50 Tahun 2012”

Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3-Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja


Tujuan Audit Sertifikasi SMK3

smk3-dp

Persyaratan mendapatkan sertifikasi smk3

Agar penarapan SMK3 berjalan efektif, maka sebaiknya secara periodic perlu dilakukan pemantauan baik itu dilakukan secara internal demikian juga external atau berupa tinjauan manajemen dari internal perusahaan itu sendiri. Audit smk3- Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja ini adalah proses yang dilakukan secara sistimatik, indevenden dan terdokumentasi dengan baik demi memperoleh bukti implementasi dan bahan materi untuk dilakukan evaluasi secara objektif salam menentukan sejauh mana pemenuhan persyaratan yang diatur dalam elemen juga kreteria audit smk3 sebagaimana diatur dalam lampiran II PP No 50 tahun 2012. Dari temuan hasil audit tersebutlah di peroleh gambaran real jelas dan lengkap tentang implementasi smk3- Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja yang berikutnya dilakukan tindakan perbaikan yang berkesinambungan.

Untuk mendapatkan pengakuan secara Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia, juga sebagai pemenuhan atas peraturan perundang-undangan yang di tetapkan maka harus dilakukan proses audit sertifikasi oleh badan sertifikasi smk3 sebagaimana di printahkan. Ada 8 lembaga auditor yang di tunjuk oleh pemerintah dalam hal ini. Pelaksanaan audit ini mengacu kepada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 26 tahun 2014 tentang penyelanggaraan penilaian Penarapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Lanjutkan membaca “Persyaratan mendapatkan Sertifikasi SMK3-Sistem Manajemen Keselamatan Kesehatan Kerja”